Selasa, 10 Mei 2011

telepon pintar dari kertas elektronik



Paperphone digunakan dengan cara dilipat dan menulis di atasnya


Prototipe telepon pintar yang dibuat dari kertas elektronik telah dibuat oleh peneliti Kanada.

PaperPhone dapat melakukan apa saja seperti dalam telepon pintar misalnya menelepon, mengirimkan pesan pendek, memainkan musik dan memuat buku elektronik.

Gadget ini akan melakukan fungsi dan fitur yang berbeda ketika terlipat dan ditekuk di sudut-sudut dan sisinya.

"Semuanya bisa terlihat dan dirasakan seperti ini dalam lima tahun mendatang," ujar penciptanya Dr Roel Vertegaal.

Telepon pintar ini muncul dari kerja sama antara peneliti di Human Media Lab di Queen's University, Kanada dan grup Motivational Environments Research dari Arizona State University.

"Anda berinteraksi dengan melipatnya menjadi sebuah telepon seluler, melipat sudutnya menjadi halaman buku atau menulis dengan pulpen," lanjutnya.

Prototipe yang tebalnya beberapa milimeter ini dibuat teknologi e-ink yang digunakan dalam buku elektronik Kindle dari Amazon. Dan kemudian digabungkan dengan teknologi sensor yang lentur dan layar sentuhnya untuk menggambar atau menulis.

Prototipe ini dibuat untuk menyelidiki bagaiman mudahnya orang melipat dan melebarkan alat seperti ini.

Versi awalnya terkait dengan sebuah komputer laptop untuk untuk menerjemahkan dan merekam.

Dr Vertegaal meramalkan penggunaan versi lebar PaperPhone kemungkinan membuat kantor tanpa kertas semakin dekat perwujudannya.

Prototipe PaperPhone akan diperlihatkan 10 Mei di konferensi Computer Human Interaction di Vancouver.

Pada saat yang sama tim peneliti akan memamerkan perangkat yang disebut Snaplet. Alat ini akan menampilkan fungsi yang berbeda tergantung bagaimana di dia dilipat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar