Senin, 25 April 2011

Rahasia Otak Einstein

Rahasia Otak Einstein
Siapa yang tak kenal Einstein...?Mungkin Manusia yang satu ini merupakan ikon orang2 cerdas di dunia ini.
Pada pertengahan tahun 80-an Dr.Diamond,seorang mantan Kepala Lawrence Hall of science di Universitas california Berkeley yang prestisius,mendapat kehormatan untuk dipilih sebagai orang yang membedah dan mempelajari otak Einstein. Kalangan pakar neurologi berharap bahwa Dr.Diamond dapat menjawab pertanyaan lama yang membingungkan kebanyakan orang...yaitu apakah otak orang jenius berbeda secara fisik?.
Untuk menjawab pertanyaanini,Dr.diamond menggunakan petunjuk yang di berikan sendiri oleh Albert Einstein,ia pernah berkata bahwa ketika ia tenggelam dalam fikiranya,Kata-kata tidak bermain dalam ruangan batinnya.Bahkan,menurutnya ,fikiran-fikiranya adalah kombinasi dari "Tanda-tanda tertentu dan gambar-gambar yang kurang jelas". Dengan kata lain,fikirannya yang paling produktif ialah,fungsi kognitif yang terkait secara visual dan abstrak. bahasa kedokteran nya ialah Lobus prefontal superior dan lobus pariental inferior.
Waktu mempelajari otak Einstein Dr.Diamond membandingkanya dengan 11 otak manusia lain,secara intelektual,dinilai rata-rata dan meninggal pada usia yang relatif sama dengan Enstein,76 tahun.
Apa yang kemudian ditemukan oleh Dr.Diamond adalah :

1.Secara fisik tidak ada perbedaan yang berati antara Einstein dengan kesebelas otak lain nya.

2.Bagian yang menarik adalah ada satu bagian di otak Einstein,terdapat sejenis sel tertentu yang jumlahnya sangat banyak,daerah itu disebut Area 39 yaitu di Area bagian belakang otak kita,ini menunjukan bahwa bagian inilah yang paling berkembang,dia dan ilmuwan lainnya percaya bahwa bagian Area 39 inilah situs yang paling canggih dan berkembang otak kita (highly evolved)garis besarnya bila kita kehilangan fungsi bagian ini akan menyebabkan:

- Orang akan mengalami kesulitan dalam membaca,mengenali huruf,mengeja ,dan menghitung.
-kesulitan dalam memadukan masukan melalui penglihatan,pendengaranjuga perbuatan.
pendeknya orang akan kehilangan fungsi intelektualnya.

AREA 39 INI DISEBUT JUGA SEBAGAI SEL GLIAL YANG TUGASNYA IALAH MENDUKUNG PROSES METBOLISME NEURON2,PIKIRAN
Einstein memiliki sel yang jauh lebih banyak dari seorang pemikir,Einstein mendapatkan anugrah dari tuhan berupa otak yang melebihi manusia kebanyakan,selain itu juga ia telah berhasil memaksimalkan otaknya dengan cara berlatih secara mental.

Dr.Diamond juga telah meneliti teori ini pada binatang,dengan cara,2 ekor tikus di masukan dalam lingkungan sangkar yang berbeda ,yang satu dengan tikus beserta 3 anak2nya,sedangkan yang satu lagi diisi dengan tikus dan 3 anak yang disertai dengan berbagai macam mainan,ternyata setelah tikus itu mati dan di periksa otaknya. Tikus yang diberikan mainan lebih banyak sel glial nya ketimbang tikus yang satunya,ini menunjukan bahwa lingkungan yang diperkaya dengan mainan yang mengolah fikiran akan lebih berkembang otaknya ketimbang yang monoton,
Yang menarik lagi disini ialah di pertengahan ketika tikus yang awalnya monoton ketika dewasa di berikan banyak mainan,ketika mati dan di periksa bagian cabang terakhirnya memanjang, ini menandakan tiada kata terlambat untuk belajar,so...? kesimpulannya:
1.TAK SELAMANYA OTAK CERDAS AKAN TERUS CERDAS TANPA DI ASAH

2.LINGKUNGAN AKAN SANGAT BERPENGARUH BAGI KECERDASAN

3.TAK ADA KATA TERLAMBAT UNTUK TERUS MENGASAH ILMU

4.DENGAN SENDIRINYA MITOS ORANG TUA MENURUNKAN KECERDASANNYA PADA ANAK2NYA,

BEGITU SEBALIKNYA.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar